2012, Adizero Atau Mercurial?

Saga persaingan antara dua apparel paling populer Adidas dengan Nike yang terjadi sejak akhir millennium nampaknya akan mencapai puncaknya di segmen speed boots. Duel vis a vis antara jagoan Nike, Mercurial series, dengan andalan Adidas, Adizero series, bisa jadi akan mencapai puncaknya pada tahun ini.

Segmen speed boots memang istimewa. Ini adalah segmen dimana pemenangnya seolah akan mendapat penghormatan lebih dan menyandang predikat sepatu sepakbola paling stylish. Hal ini tentu akan berimbas langsung pada kepopuleran dan tingkat penjualan produk yang bersangkutan. Lihat saja bagaimana Nike Mercurial begitu diidolakan para pemain dari level internasional hingga level lokal. Bahkan, pada tahun 2007, dari 11 orang starting line-up/pemain utama tim nasional Indonesia yang berlaga di ajang Piala Asia, sembilan diantaranya menggunakan Nike Mercurial!

Nike Mercurial yang sempat memimpin penjualan speed boots selama bertahun-tahun dan kemudian kehilangan posisi puncak penjualan di segmen speed boots sejak kehadiran versi terbaik dari Adidas F50, Adizero, nampaknya bernafsu merebut kembali posisi terhormat tersebut dari tangan Adidas. Lewat beberapa spy shot nampaknya Nike tengah menguji versi terbaru dari Nike Mercurial yang diduga kuat sebagai Nike Mercurial Vapor VIII. Vapor VIII ini disebut-sebut akan menjadi tonggak baru Nike dalam bersaing memperebutkan tahta sebagai speed boots paling ringan dengan Puma dan Adidas. Sebelumnya Nike lebih menempatkan Mercurial Superfly III sebagai speed boots dengan spesifikasi acceleration boots lewat pengaplikasian NikeSense Stud dan carbon-fiber soleplate. Berbeda dengan Adizero yang menempatkan bobot yang ringan sebagai daya jual utama dengan berat hanya 145 gram, lebih ringan 65 gram dibanding Mercurial Superfly.

Jika kemudian Mercurial Vapor VIII benar-benar akan memiliki bobot yang sama ringan dengan Adizero, maka ini akan menjadi persaingan real red ocean strategy. Berbeda dengan kondisi persaingan Mercurial Superfly III dengan Adizero saat ini yang lebih kearah purple ocean strategy. Lalu manakah diantaranya keduanya yang mampu menjadikan 2012 sebagai tahun kesuksesan dan dominasi di segmen speed boots. Well, time will tell.

Lotto Futura 100, Sanggupkah Melawan Mercurial & Adizero?

Kedigdayaan Nike Mercurial series dan Adidas Adizero series di segmen speed boots rasanya memang terlalu outstanding. Penjualan yang mendominasi dari keduanya membuat para kompetitor mengupayakan beragam cara untuk bisa mengalahkan, atau setidaknya bisa bersaing.

Tak terkecuali Lotto. Sadar bahwa Zhero Gravity Ultra bukanlah lawan yang apple to apple dengan Mercurial dan Adizero, Lotto kemudian menghadirkan line up produk baru di segmen speed boots, Futura 100. Dengan bahan sintetik lightweight microfiber, Futura 100 hadir dengan bobot hanya 230 gram, yang langsung berhadapan dengan Mercurial Vapor. Bisa jadi Lotto sudah menyadari bahwa untuk bersaing di segmen speed boots hal pertama yang dibutuhkan adalah bobot sepatu yang ringan. Dengan bobot 230 gram, batas psikologis ‘ringan’ untuk bobot sepatu, setidaknya Lotto sudah memenuhi ‘syarat’ yang pertama. Selain itu bahan sintetiknya yang memiliki ketebalan tepat diklaim Lotto lebih nyaman untuk mendribble bola.

Fitur lain yang menjadi added value adalah Reactive Arch, bentuk outsole yang pas dengan bentuk telapak kaki; Twist N Go, salah satu pul yang bisa berputar sesuai dengan arah gerak kaki; Fiberglass Plate, kepingan fiberglass yang disematkan ditengah outsole untuk memperkokoh konstruksi sepatu; dan External Heel Counter yang meningkatkan proteksi di engkel kaki. Nah, dengan fitur demikian, sanggupkah Futura 100 menjadi senjata baru Lotto dalam menghadapi dominasi Mercurial dan Adizero?

Image courtesy of Soccer Bible

Memilih Bahan Sepatu Sepakbola (4)

4. Bahan Sintetik
Tingginya permintaan akan sepatu sepakbola membuat produsen-produsen sepatu tidak bisa lagi hanya mengandalkan bahan kulit hewan, yang meskipun kualitasnya paling baik namun suplainya lebih terbatas. Akhirnya diciptakanlah bahan sintetik yang dapat menggantikan bahan kulit hewan.

Salah satu bahan sintetik yang paling terkenal adalah bahan sintetik Teijin. Bahan ini dikenal ringan, agak kaku, dan anti air. Salah satu produk yang menggunakan bahan sintetik Teijin adalah Nike Mercurial series. Penggunaan bahan sintetik Teijin membuat Nike Mercurial series terkenal ringan dan durable di kondisi rumput yang lembab.

Kelemahan utama dari bahan sintetik adalah kenyamanannya yang kurang jika dibandingkan dengan bahan kulit. Beberapa bahan sintetik memang dikenal kaku dan harus digunakan beberapa kali sampai dirasa nyaman. Bagi kebanyakan pemain, bahan sintetik tidak memberikan friksi yang pas sehingga seolah-olah terdapat penghalang dari kaki ke bola. Sesuatu yang tidak nyaman bagi pemain karena sentuhan bola ke kaki menjadi tidak terlalu terasa dan otomatis menyulitkan pemain dalam mendribble bola. Berbeda dengan bahan kulit yang mampu memberikan sensasi sentuhan bola ke kaki yang nyaman sehingga pemain bisa benar-benar merasakan tekstur dan tekanan bola di kaki, yang secara langsung bisa memudahkan pemain dalam mengolah bola.

Memilih Bahan Sepatu Sepakbola (3)

Pada artikel Memilih Bahan Sepatu Sepakbola sebelumnya telah diulas kelebihan dan kekurangan dari bahan kulit kanguru dan kulit sapi sebagai bahan upper sepatu sepakbola. Kali ini wordbola.com akan mengulas bahan sepatu sepakbola dari kulit sintetik bertekstur.

3. Bahan Sintetik Bertekstur
Seperti yang kita ketahui sebelumnya, kulit kanguru merupakan bahan terbaik untuk digunakan menjadi upper sepatu sepakbola karena kenyamanan, kelembutan dan kekuatannya. Sementara kulit sapi berada setingkat dibawahnya. Namun, suplai yang cukup terbatas dari bahan kulit membuat harga kulit sebagai bahan sepatu sepakbola menjadi tinggi, hal ini berimbas pada tingginya biaya produksi sepatu sepakbola dari bahan kulit. Yang secara otomatis membuat harga jual sepatu sepakbola dari bahan kulit, terutama kulit kanguru, menjadi lebih mahal.

Untuk mensubtitusi bahan kulit, beberapa produsen kemudian berinovasi dengan menciptakan bahan sintetik dengan karakteristik semirip mungkin dengan karakteristik bahan kulit. Seperti yang dilakukan Nike dengan menciptakan bahan sintetik Kanga-Lite. Bahan sintetik Kanga-Lite yang salah satunya diaplikasikan pada CTR 360 ini diklaim Nike mampu memberikan sensasi sentuhan kaki ke bola dan kenyamanan yang sama baik dengan kulit kanguru.

Kelebihan utama bahan sintetik bertekstur ini tentu saja biaya produksi yang tidak terlalu besar seperti pada sepatu sepakbola dengan bahan kulit kanguru. Namun produsen tetap bisa menjual dengan harga yang relatif sama dengan sepatu dari bahan kulit kanguru. Selain itu beratnya yang relatif lebih ringan dari bahan kulit asli, yang secara langsung bisa mengurangi bobot sepatu dan membuat sepatu menjadi lebih ringan. Sayangnya, beberapa komentar ternyata tidak sejalan dengan klaim produsen. Kenyataannya menurut beberapa pemain, bahan sintetik bertekstur tidaklah sepenuhnya sebaik bahan kulit kanguru. Bahkan beberapa pemain lebih merasa nyaman dengan sepatu berbahan kulit sapi. Sensasi sentuhan kaki ke bola, kelembutan, dan kenyamanan bahan kulit sapi jauh lebih baik ketimbang bahan sintetik bertekstur. Meskipun tentu saja masih lebih baik lagi bahan kulit kanguru.

Artikel berikutnya: 4. Bahan Sintetik

Posted with WordPress for BlackBerry.

Memilih Bahan Sepatu Sepakbola (2)

Pada artikel sebelumnya telah diulas keunggulan dan kekurangan bahan upper sepatu sepakbola dari kulit kanguru. Kali ini akan diulas bahan sepatu sepakbola dari kulit sapi.

2. Taurus Leather (Kulit Sapi)
Kelebihan utama dari bahan kulit sapi ada pada sensitivitas yang cukup baik, meskipun tidak sebaik kulit kanguru. Kulit sapi cenderung lebih kuat dan awet dibanding bahan sintetik. Selain itu harganya pun lebih murah dibanding kulit kanguru. Teksturnya yang lebih kaku membuat kulit sapi sangat cocok untuk bahan sepatu sepakbola tipe power boots semisal Adidas Predator Adipower.

Namun, sensitivitas bola ke kaki dari bahan kulit sapi tidak sebaik kulit kanguru. Itulah mengapa sepatu dari bahan ini lebih nyaman digunakan untuk menendang bola, bukannya untuk mendribble bola.

Artikel berikutnya: 3. Textured Synthetic Skin

Posted with WordPress for BlackBerry.